JATISLOT – Ucapan Thomas Muller soal Lionel Messi setelah Final Piala . Komentar Thomas Muller mengenai Lionel Messi setelah Timnas Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 mendadak menjadi perbincangan hangat di dunia sepak bola. Mantan bintang Bayern Munchen itu kembali mengungkit pengalaman lamanya bersama Argentina, sekaligus menyinggung pengaruh besar Messi di atas lapangan.
Perjalanan Argentina menuju final memang tak lepas dari sorotan. Banyak pihak menilai La Albiceleste mendapat keberuntungan dalam sejumlah pertandingan fase gugur hingga akhirnya mencapai partai puncak.
Setelah lolos mulus dari fase grup, Argentina harus bekerja lebih keras di babak knockout. Mereka membutuhkan babak perpanjangan waktu untuk menyingkirkan Tanjung Verde pada babak 32 besar.
Drama kembali terjadi di babak 16 besar ketika Argentina baru mampu memastikan kemenangan atas Mesir melalui tiga gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan. Situasi serupa kembali terulang di perempat final saat mereka menaklukkan Swiss setelah melalui babak tambahan waktu.
Pada semifinal, Argentina juga harus berjuang keras sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mengalahkan Inggris berkat dua gol yang lahir di penghujung pertandingan. JATISLOT
Perjalanan Argentina Diwarnai Kontroversi
Selain perjuangan yang berat, perjalanan Argentina menuju final juga diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang memicu perdebatan. JATISLOT
Saat menghadapi Mesir, gol yang dicetak lawan sempat di anulir, sementara gol kemenangan Enzo Fernandez tetap di sahkan meski menuai protes. Kontroversi lainnya terjadi pada laga perempat final ketika Breel Embolo menerima kartu merah yang d ianggap banyak pihak sebagai keputusan yang kontroversial.
Tak hanya itu, beberapa keputusan wasit saat Argentina melakukan comeback melawan Inggris juga menjadi bahan kritik dari pengamat maupun para pendukung sepak bola.
Thomas Muller Singgung Pengaruh Lionel Messi
Laporan Give Me Sport menyebutkan bahwa Thomas Muller ikut memberikan pandangannya terkait berbagai kontroversi tersebut. Menurut pemain berusia 36 tahun itu, kehadiran Lionel Messi terkadang di anggap mampu memberikan pengaruh terhadap keputusan wasit.
Muller kemudian mengenang momen saat Jerman menghancurkan Argentina 4-0 pada perempat final Piala Dunia 2010.
Dalam pertandingan tersebut, Muller menerima kartu kuning setelah bola mengenai tangannya. Akibat kartu tersebut, ia harus menjalani hukuman akumulasi dan absen pada semifinal melawan Spanyol.
Hingga kini, Muller masih merasa keputusan tersebut terasa janggal.
“Saat itu kami sudah unggul atas Argentina dan Lionel Messi berdiri tepat di samping saya. Bola memantul dari tanah lalu mengenai tangan saya yang posisinya berada di samping tubuh.”
“Wasit langsung mengeluarkan kartu kuning. Saya merasa alasannya sederhana karena Messi berdiri di sebelah saya. Saya merasa Messi memandang wasit seolah berkata, ‘kami sedang tertinggal 0-1, tolong bantu kami sedikit.'”
Pernyataan tersebut langsung menyita perhatian publik. Potongan video insiden pada laga Piala Dunia 2010 pun kembali ramai beredar di berbagai platform media sosial dan memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola.
Tetap Menaruh Respek kepada Messi
Meski melontarkan komentar yang memancing kontroversi, Muller tetap menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada Lionel Messi.
Legenda Bayern Munchen itu bahkan mengaku kini menempatkan Messi di atas Cristiano Ronaldo dalam daftar pemain terbaik versinya. Pengakuan tersebut disampaikan setelah Messi tampil gemilang dengan mencetak dua gol ke gawang Austria pada fase grup Piala Dunia 2026.
“Dulu, selama sekitar sepuluh tahun pertama karier mereka, saya lebih memilih Cristiano karena saya mengagumi ambisi, etos kerja, dan obsesinya untuk meraih kesuksesan.”
“Namun sekarang saya memilih Messi. Dia menghadirkan lebih banyak keajaiban dan keindahan dalam sepak bola. Dia memadukan efektivitas dengan sesuatu yang lebih. Dia adalah seorang genius dalam setiap arti kata. Saat bola berada di kakinya, selalu ada sesuatu yang istimewa.”
Saat ini Thomas Muller memperkuat Vancouver Whitecaps di Major League Soccer (MLS). Ia juga sempat kembali berhadapan dengan Lionel Messi yang membela Inter Miami pada final MLS Cup musim lalu.









Leave a Reply